Pewarnaan Objek pada CorelDraw

Untuk mengatur pewarnaan pada objek gambar, coreldraw11 memiliki beberapa fasilitas yang telah disediakan , fasilitas – fasilitas tersebut terdapat dalam toolbox Fill Tool.

 
                                                                                                           
·        Fill Color Dialog, digunakan untuk mengatur pewarnaan objek dengan warna –  warna uniform
·        Fountain Fill Dialog, digunakan untuk mengatur pewarnaan objek dengan warna – warn gradasi
·        Pattern Fill Dialog, digunakanuntuk mengatur teksture objek mengunakan pattrern
·        Texture Fill Dialog , digunakn untuk mengatur teksture objek dengan bitmap.

A.   Fill Color Dialog

Fill Color Dialog digunakan untuk memberikan warna – warna solid atau warna uniform pada objek gambar , warna – warna tersebut terdapat pada Color Pallete.

Untuk mencari pilihan warna yang lebih banyak dapat mengunakan Fill Color Dialog, kemudian warna tersebut dapat disimpan dalam Color Pallete, dengan menekan tombol add to pallete


B.   Fountain Fill Dialog

Fountain Fill Dialog digunakan untuk memberikan warna gradasi pada objek gambr. Warna gradasi  berarti objek dapat mengunakan warna – warna campuran dengan berbagai model yang disediakan.
Untuk mengunakan fountain fill dialog dapat melakukan langkah – langkah berikut :
1.  Buat sebuah  objek bebas , dapt mengunakan rectangle tool atau elips tool
2.  Pilih Fountain fill dialog, dengan klik pada bagian sudut dari toolbox Fill Tool
3.  Setelah memilih fountain fill dialog akan muncul kotak dialog, Pilih jenis gradasi yang diinginkan: Linier, Radial,Conical,Square


4.  Pilih warna gradasi yang diinginkan pada box daialog color bland.

C.   Pattren Fiil Dialog

Pattren Fill digunakan untuk memberikan pattern pada bagian dalam objek gambar. Pattern yang dimaksud memiliki beberapa jenis sebagai berikut :
·    Pattren 2 color       : yaitu pattern yang hanya memiliki dua warna saja
·    Pattren Full Color : yaitu pattern yang  memiliki banyak warna
·    Pattren Bitmap      : yaitu pattern yang berasal dari gambar atau foto
Untuk mengunakan pattern fill dialog dapat melakukan langkah – langkah yang sama seperti pada fountain fill dialog, hanya saja dialog box yang muncul adalah dialog box pattern fill dialog


D.   Texture Fill Dialog

Texture fill dialog digunakan untuk memberikan tekstur pada bagian dalam (fill) objek. Untuk mengunakan Texture fill dialog dapat melakukan langkah – langkah seperti pada fountain fill dan pattern fill , hanya saja setelah memilih Texture fill,  dialog box yang muncul adalah dialog box Texture Fill


E.   PostScript Fill dialog

PostScript Fill dialog sebenarnya hampir sam dengan Pattren Fill hanya saja jika Pattren Fill memiliki berbagai jenis pilihan warna , mulai dari dua warna sampai pilihn bitmap. Sedangkan PostScript Fill hanya memiliki satu jenis pilihan warna .


F.   Outline Color

Outline Color merupakan batas terluar dari sebuah objek. CorelDraw11 memilikifasilitas untuk mewarnai dan mengatur bagian atau batas luar dari objek gambar.fasilitas yang digunakan dalam memberikan warna pada batas atau garis luar tersebut adalah : toolbox OutlineTool

                                                                                                        
  • Outline Pen Dialog, digunakan untuk mengatur jenis dan model Outline, pengaturan ini juga berlaku jika akan mengambar sebuah garis. Pada kotak dialog Outline Pen, terdapat beberapa pilihan warna yang dapat dipilih,  Lebar garis, Jenis garis, bentuk awal dan akhir garis 

  • Outline Color Dialog
Outline Color Dialog digunakan khusus untuk pengaturan warna garis , untuk mengaktifkan Outline Color Dialog sama seperti langkah – langkah sebelumnya yaitu klik  toolbox  Outline pada bagian sudut, setelah itu pilih Outline Color Dialog selanjutnya akan muncul kotak dialog Outline Color

 Sumber : Anonimous
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Transformasi Objek pada CorelDraw


Pada bagian ini akan dibahas teknik – teknik melakukan transformasi yang mengacu pada ukuran sebenarnya , Teknik – teknik tranformasi yang akan dibahas yaitu :

A.   Transformasi Posisi

Digunakan untuk melakukan pemindahan objek dari satu posisi ke posisi lain mengunakan ukuran yang sesunguhnya, dalam satuan pengukuran yang telah ditentukan .
untuk melakukan transformasi posisi tersebut dapat melakukan langkah – langkah dalam latihan sebagai berikut:
1.     Buat sebuah object (rectangle ) kotak dengan ukuran bebas .
2.     Pilih menu Arrage > Transformasi> Position , selanjutnya akan muncul dialog box transformation


Dari dialox box diatas dapat dilihat pada kolom position digunakan untuk mengisi jarak perpindahan objek secara H (Horizontal ) dan V (vertical).
3.     Isi kolaom horizontal dan vertical sesuai ukuran yang dinginkan kemudian klik tombol Apply To duplicate untuk membuat duplicate dengan posisi yang ditentukan, tombol Apply untuk memindahkan objek

B.   Transformasi Rotasi

Transformasi rotasi digunakan untuk memutar objek dengan derajat perputaran yang diinginkan
untuk melakukan transformasi rotasi dapat melakukan langkah – langkah yang sama seperti melakukan transformasi posisi,hanya pilihan yang dilakukan adalah : Arrage > Transformasi> Rotate. Dialog box yang muncul dalah sebagai berikut :

Dalam dialog box diatas terdapat kolom Angle, kolom ini digunakan untuk memutar objek sesuai dengan derajat yang di inginkan.

C.   Transformasi Skala

Transformasi Skala digunakan untuk mengubah sekala atau ukuran objek gambar dan digunakan juga untuk pembuatan objek pencerminan (mirroring)
untuk melakukan transformasi skala dapat melakukan langkah – langkah yang sama seperti melakukan transformasi posisi dan transformasi rotasi, hanya pilihan yang dilakukan adalah : Arrage > Transformasi> Scale. Dialog box yang muncul dalah sebagai berikut :

Dalam dialog box diatas terdapat kolom Scale,H untuk horizontal dan V untuk vertical , kolom ini digunakan untuk merubah sekala objek sesuai dengan persentase  yang di inginkan.selanjutnya terdapat tombol mirror digunakan untuk mebuat hasil cerminan dari objek gambar.


D.   Transformasi Ukuran

Transformasi ukuran (size) digunakan untuk memperbesar atau memperkecil ukuran objek gambar, tetapi mengunakan satuan pengukuran yang sebenarnya.
untuk melakukan transformasi ukuran dapat melakukan langkah – langkah yang sama seperti melakukan transformasi posisi dan transformasi rotasi , hanya pilihan yang dilakukan adalah : Arrage > Transformasi> Size. Dialog box yang muncul dalah sebagai berikut :

Dalam dialog box diatas terdapat kolom Size,H untuk horizontal dan V untuk vertical , kolom ini digunakan untuk merubah ukuran objek sesuai dengan satuan pengukuran yang di inginkan..

E.   Transformasi Skewing

Transformasi Skewing digunakan untuk memiringkan objek menggunakan drajat kemiringan yang sesuai dan merujuk pada ukuran yang sebenarnya.
untuk melakukan transformasi skewing tersebut dapat melakukan langkah – langkah dalam latihan sebagai berikut :
1.     Buat sebuah object (rectangle ) kotak dengan ukuran bebas
2.     Pilih menu Arrage > Transformasi> Skew , selanjutnya akan muncul dialog box transformation

3.     Atur kemiringan sesuai keinginan pada kolom skew
4.     Sebagai contoh isi kemiringan secara H (horizontal) sebesar 45 derajat, tekan Apply untuk membuat trasformasi sesuai pengaturan yang telah dilakukan
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Teknik Manipulasi Bentuk Objek Corel Draw


Untuk membuat sebuah objek gambar yang sesuai dengan keinginan desainer dpt dilakukan dengan cara memanipulasi objek – objek yang telah tersedia yaitu dengan penggabungan shape, pemotongan shape serta mengkombinasikan beberap buah shape.
Teknik – teknik manipulasi objek yang akan dibahas yaitu :

A.    Weld

Weld digunakan untuk melakukan penggabungan dua atau lebih shape menjadi satu shape hasil manipulasi yang diinginkan desainer, untuk mengaktifkan weld dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut

1.     Buatlah dua buah objek yang berbeda dan saling berpotongan, dalam hal ini buatlah sebuah rectangle dan sebuah elips
2.     Pilih kedua objek tersebut mengunakan picktool.
3.     Klik menu bar Arrange> Shaping> weld, perhatikan apa yang terjadi pada kedua objek tersebut

B.    Trim

Trim digunakn untuk melakukan pemotongan satu objek mengunakan objek lain, untuk mengaktifkan trim dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buatlah dua buah objek yang berbeda dan saling berpotongan, dalam hal ini buatlah sebuah rectangle dan sebuah elips
2.     Pilih kedua objek tersebut mengunakan picktool.
3.     Klik menu bar Arrange> Shaping> Trim, perhatikan apa yang terjadi pada kedua objek tersebut

C.    Intersect

Intersect digunakan untuk menciptakan objek baru sebagai hasil dari irisan dua buah atau lebih objek, untuk mengaktifkan Intersect dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buatlah dua buah objek yang saling berpotongan, dalam hal ini buat dua buah elips
2.     Pilih kedua objek tersebut mengunakan picktool.
3.     Klik menu bar Arrange> Shaping> Intersect, perhatikan apa yang terjadi pada kedua objek tersebut

D.    Simplify

Simplify hampir sama dengan trim yaitu untuk melakukan pemotongan objek, untuk mengaktifkan Simplify dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buatlah dua buah objek yang saling berpotongan, dalam hal ini buat dua buah elips
2.     Pilih kedua objek tersebut mengunakan picktool.
3.     Klik menu bar Arrange> Shaping> Simplify, perhatikan apa yang terjadi pada kedua objek tersebut

E.    Front Minus Back

Front Minus Back digunakan untuk memotong objek di depan mengunakan objek di belakangnya, untuk mengaktifkan Front Minus Back dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buatlah dua buah objek yang saling berpotongan, dalam hal ini buat dua buah Rectangle
2.     Pilih kedua objek tersebut mengunakan picktool.
3.     Klik menu bar Arrange> Shaping> Front Minus Back, perhatikan apa yang terjadi pada kedua objek tersebut

F.    Back Minus Front

Back Minus Front merupakan kebalikan dari front minus Back, yaitu memotong objek belakang mengunakan objek depan, untuk mengaktifkan Back Minus Front dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buatlah dua buah objek yang saling berpotongan, dalam hal ini buat dua buah Rectangle
2.     Pilih kedua objek tersebut mengunakan picktool.
3.     Klik menu bar Arrange> Shaping> Back Minus Front, perhatikan apa yang terjadi pada kedua objek tersebut

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Mengunakan Interactive Tool

Interactive tool merupakan bagian toolbox yang digunakan untuk membuat efek – efek interaktif secara lebih cepat. Tool – tool tersebut memang dirancang untuk melakukan efek dan keperluan lain tanpa harus mengunakan menu.
Interactive tool yang akan dipelajari yaitu :
                       

A.    Interactive Blend Tool

Interactive Blend Tool digunakan untuk membuat transformasi objek menjadi menjadi betuk objek lain atau dari satu warna ke warna lain.
untuk mengaktifkan Interactive Blend Tool dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :

1.     Buatlah dua objek berbeda untuk melakukan proses blend,

2.     Dalam hal ini akan dilakukan proses blend dari teks menjadi objek rectangle.sehinga perlu dibuat object rectangle terlebih dahulu selanjutnya text

3.     Conversi objek text menjadi bentuk kurva , klik text mengunakan pick tool pilih menu Arrange > Convert To Curve

4.     Selanjutnya lakukan blending dengan memilih interactive bland tool , lakukan dragging dari titik objek awal ke titik objek akhir

5.     Setelah poses blend dilakukan , terdapat beberapa opsi atau propertis yang harus dilakukan yaitu :


B.    Interactive Contour Tool

Interactive Counter Tool merupakan efek yang digunakan untuk membuat kontur pada sebuah objek dalam kondisi rill. Untuk mengaktifkan Interactive Contour dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buat sebuah objek ,dalam kasus ini buatlah objek star shapes
2.     Klik Interactive contour Tool pada toolbox
3.     Drag objek dari titik outline terluar ke pusat objek.
4.     Setelah poses contour dilakukan , terdapat beberapa opsi atau propertis yang harus dilakukan yaitu :



C.   Interactive Distortion Tool

Interactive Distortion  Tool, digunakan untuk membuat efek – efek yang meyimpang dari bentuk asli objek , Untuk mengaktifkan Interactive Distortion  Tool dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buat sebuah objek ,dalam kasus ini buatlah objek star shapes
2.     Klik Distortion  Tool pada toolbox
3.     Drag objek dari pusat objek ke bagian luar atau outline objek
4.     Setelah poses Distortion dilakukan , terdapat beberapa opsi atau propertis yang harus dilakukan yaitu :



D.   Interactive Ektrude Tool

Inteactive Ektrude Tool digunakan untuk mengubah objek menjadi objek tiga dimensi. Untuk mengaktifkan Interactive Ekstrude Tool dapat melakukan langkah – langkah sama seperti interactive contour dan interactive distortion.
Setelah klik interactive ektrude tool maka akan tampil menu toolbar seperti dibawah :




E.   Interactive Drop Shadow

Interactive Drop Shadow digunakan untuk memberikan efek bayangan pada objek agar desain terlihat lebih natural dan menarik . Untuk mengaktifkan Interactive Drop Shadow Tool dapat melakukan langkah – langkah sebagai berikut :
1.     Buat sebuah objek ,dalam kasus ini buatlah objek star shapes
2.     Klik Drop Shadow pada toolbox
3.     Drag objek dari pusat objek ke bagian luar atau outline objek
4.     Setelah poses Distortion dilakukan , terdapat beberapa opsi atau propertis yang harus dilakukan yaitu :






Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Memilih Dan Mengatur Objek Gambar

Dalam membuat desain gambar mengunakan CorelDraw11 terdapat beberapa hal dasar yang wajib di kuasai desainer yaitu mengatur objek gambar, pengaturan objek gambar ini mencakup cara memilih (select) objek, baik secara keseluruhan maupun satu persatu .

A.    Mengunakan PickTool

Untuk melakukan pemilihan objek yang akan di atur oleh desainer dapat mengunakan tool atau peralatan yang disebut PickTool
PickTool di gunakan untuk memilih objek, baik satu persatu maupun beberapa objek sekaligus.
Contoh : latihan 1, terdapat beberapa objek dalam PrinTable Area , untuk memilih sebuah objek yang akan dimanipulasi lakukan dengan langkah berikut :
1.  Pilih PickTool
2.  Klik tepat pada objek yang akan di pilih
Setelah objek tersebut di pilih, maka akan terlihat objek tersebut dikelilingi oleh delapan titik yang berarti bahwa objek tersebut telah terpilih.
Sedangkan untuk memilih objek secara keseluruhan dapat dilakukan dengan melakukan drag pada area yang melingkupi semua objek gambar

B.   Transformasi Manual

Setelah mempelajari cara memilih objek , dapat melakukan beberapa Transformasi Manual seperti :
·        Memindahkan objek
Untuk memindahkan objek, pilih objek yang akan dipindahkan mengunakan PickTool kemudian drag atau seret objek tersebut kelokasi yang dituju tanpa melepas klik kiri pada mouse

·        Mengubah ukuran objek
Untuk mengubah ukuran objek secara manual, dapat dilakukan dengan memilih objek yang akan diubah ukurannya mengunakan PickTool, kemudian tarik titik – titik (node) pada objek tersebut sesuai dengan ukuran yang di inginkan.

·        Memutar objek
Untuk memutar objek secara manual dapat dilakukan dengan cara klik dua kali pada objek yang akan di putar mengunakan PickTool , sehingga titik – titik pada objek tersebut berubah menjadi panah direction yang dapat di gunakan untuk memutar objek

C.   Group dan Ungroup

Printah group digunakan untuk mengelompokan beberapa objek yang akan di edit, dengan perintah group maka beberapa objek tersebut akan menjadi satu. Jika objek tersebut di pindahkan atau di warnai maka objek lain yang berada satu group dengan objek tersebut akan ikut berpindah dan berganti warna, cara melakukan group adalah sebagai berikut :
1.  Pilih objek – objek yang akan di group dengan mengunakan picktool dan metode select yang telah di pelajari.
2.  Pilih MenuBar, Arrange> Group atau dapat juga mengunakan hotkey yaitu CTRL + G

3.  Sedangkan untuk memisahkan objek – objek yang telah di group dapat dilakukan dengan perintah ungroup .Pilih MenuBar, Arrange> Ungroup atau dapat juga mengunakan hotkey yaitu CTRL + U

D.    Aligment Objek

Aligment objek dilakukan untuk meratakan objek – objek gambar agar objek gambar tersebut terlihat seimbang, proposional menurut keinginan desainer.
Contoh : latihan 2, membuat gambar piramida, harus dilakukan Alignment center secara vertical . Langkah – langkah yang dapat dilakukan yaitu :

1.     Pilih semua objek mengunakan picktool dan metode select yang telah di pelajari
2.     Pilih menubar, Arange> Align and Distribute
3.     Selanjutnya akan muncul kotak dialog box Align and Distribute

4.     Dialog box Align and Distribute berisi sejumlah opsi yang dapat di gunakan untuk meratakan objek gambar seperti :

E.   Order, Mengatur Urutan Objek

Dalam menggambar sebuah objek, objek yang pertama kali di gambar berada pada urutan pertama dan secara otomatis berada di bawah gambar objek yang digambar kedua, objek – objek gambar tersebut saling bertumpukan sesuai dengan urutan penggambaran. Untuk mengatur urutan objek gambar sesuai keinginan dapat dilakukan dengan cara : Pilih MenuBar. Arrange > Oder Selanjutnya akan tampil submenu dari  menu Oder yaitu :
·        To Front   : digunakan untuk memindahkan objek gambar ke urutan paling depan dari objek – objek gambar lainnya.
·        To Back    : digunakan untuk memindahkan objek gambar ke urutan paling belakang dari objek – objek gambar lainnya
·        Forward One       : digunakan untuk memindahkan satu langkah ke depan sebuah objek gambar .
·        Back One              : digunakan untuk memindahkan satu langkah ke belakang sebuah objek gambar.
·        In Front Of           : digunakan untuk memindahkan sebuah objek gambar ke depan suatu objek tertentu
·        Behind                  : digunakan untuk memindahkan sebuah objek gambar ke belakang suatu objek tertentu

Contoh : Latihan 3,jika ingin memindahkan objek gambar yang pertama ke urutan terdepan dapat dilakukan dengan langkah – langkah berikut :
1.     Pilih objek yang akan di pindahkan kedepan mengunakan picktool dan metode select yang telah dipelajari.
2.     Pilih menubar Arrange > Oder > To Front 

F.   Mengatur Jarak Pandang

Untuk mengatur jarak pandang , memperbesar atau memperkecil jarak pandang terhadap objek gambar dapat dilakukan dengan mengunakan ZoomTool.
            Klik pada ZoomTool, maka akan mucul menu zoom yaitu:
·    Zoom to All Object, berfungsi menampilkan seluruh objek pada printable area
·    Zoom Out, berfungsi menjauhkan jarak pandang
·    Zoom In, berfungsi mendekatkan jarak pandang

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Mengatur Area Gambar CorelDraw 11

Sebelum mulai mendesain gambar mengunakan CorelDraw11 langkah awal yang dilakukan ialah mempersiapkan area gambar, dengan mengatur beberapa alat bantu menggambar seperti :
A.   Mengatur setup halaman
B.    Mengatur ruler
C.    Mengatur guideline
D.   Mengatur grid
Dalam mempersiapkan area gambar dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
1.  Pengaturan mengunakan Menu Bar
2.  Pengaturan mengunakan ToolBar

1.     Pengaturan Mengunakan Menu Bar
A.     Mengatur Setup Halaman
Pengaturan setup halaman digunakan untuk mengatur jenis dan ukuran kertas, orentasi kertas, bentuk halaman , langkah – langkah yang dilakukan dalam pengaturan setup halaman adalah :
1.     Pilih Menu bar, menu Layout > PageSetup
2.     Kemudian akan muncul jendela option , pilih pengaturan page, didalam pilihan page tersebut terdapat empat jenis pengaturan yaitu :
a.      Size
b.     Layout
c.      Label
d.     Background

Size
Dalam kotak dialog sizeterdapat beberapa opsi atau pilihan yang dapat diatur yaitu:
·         Memilih Orentasi Kertas

Ada dua pilihan orentasi kertas yaitu Potrait untuk pilihan kertas secara vertical dan Landscape untuk pilihan kertas secara horizontal.

·         Memilih Jenis Kertas dan Mengatur Ukuran

Untuk memilih jenis kertas yang akan digunakan dapat dilakukan dengan memilih pilihan pada kolom paper

Layout
Pengaturan ini akan muncul jika memilih opsi Layout , dalam opsi tersebut terdapat kolom layout yang berisi pilihan beberapa model desain yang dapat digunakan yaitu :
·         Layout full Page di gunakan jika akan membuat desain gambar dengan memanfaatkan  seluruh space kertas.
·         Layout Booklet digunakan jika akan membuat desain brosur, buku dll
·         Layout Tent Card digunakan jika akan membuat desain kartu ucapan , undangan dll


Label
Pengaturan label digunakan jika akan membuat label daftar nama, daftar alamat dll. Untuk membuat label ,pilih opsi Label yang terdapat dalam daftar pengaturan Page, dalam opsi tersebut terdapat kolom pilihan model / type ukuran  label yang dapat dipilih, Jika diinginkan pengaturan secara manual dalam menentukan type ukuran label dapat menekan tombol CustomizeLabel

BackGround
Digunakan untuk memberikan latar belakang pada desain yang dibuat, terdapt tiga buah pilihan / opsi pada pengaturan background yaitu :

B.Mengatur Ruler
Ruler adalah alat bantu pengukuran, ruler digunakan untuk menggambar mengunakan ukuran gambar sesuai dengan satuan ukuran yang di inginkan seperti inches,centimeter,millimeter,
1.     Pilih Menu Bar, Menu View> Grid and RulerSetup.
2.     Pilih Rule pada jendela option.
3.     Pilih kolom unit untuk mengganti satuan ukuran yang diinginkan, beri tanda centang √ pada kolom same unit for horizontal and vertical ruler,untuk memberikan satuan ukuran yang sama pada ruler vertical dan ruler horizontal 

C.     Mengatur Grid
Pengaturan Grid di gunakan sebagai alat bantu gambar , terutama untuk gambar yang melibatkan ukuran atau teknik – teknik transformasi khusus dan dapat melakukan desain dengan memanfaatkan grid sebagai garis bantu, untuk mengaktifkan pengaturan grid dapat dilakukan dengan cara :
1.     Pilih Menu Bar, Menu View> Grid and RulerSetup
2.     Pilih Grid pada jendela Option
3.     Setelah mengaktifkan pilihan grid pada jendela Option, akan muncul kotak dialog yang dapat di isi untuk pengaturan jumlah dan jarak grid, secara horizontal maupun vertical.
4.     Grid juga dapat ditampilkan berupa titik – titik dengan memilih opsi Show Grid as Dot.



D.     Mengatur GuideLines
Pengaturan GuideLines di gunakan sebagai alat bantu gambar berupa garis bantu menggambar, seperti halnya grid.  GuideLines dapat di munculkan satu persatu sesuai keinginan desainer. GuideLines dapat diaktifkan dengan cara Draging dari ruler horizontal maupun ruler vertical .GuideLines juga dapat diaktifkan dengan cara :
1.     Pilih Menu Bar, Menu View> GuideLines setup
2.     Setelah memilih menu GuideLines setup maka akan muncul kotak dialog guideline, didalam kotak dialog tersebut dapat melakukan pengaturan warna GuideLines, ganti pilihan warna default GuideLines color dengan warna lain sesuai dengan keinginan.
2.     Pengaturan Mengunakan ToolBar
Formating ToolBar merupakan shortcut dari pengaturan mengunakan MenuBar . beberapa hal yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan Formating toolbar adalah :












Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati